Makanan dan Panganan Khas Gunungkidul

Bisakah Anda membayangkan bahan-bahan makanan khas Ponjong yang Elia Nurvista gunakan dalam Adiboga Wonoasri?

Mari berkenalan dengan mereka!

Cundring adalah ampas minyak kacang tanah, berbentuk pasta berwarna cokelat dengan tekstur kacang. Ia memiliki bau yang cukup tajam.

Cabuk adalah ampas minyak wijen, berbentuk pasta lembut berwarna hitam. Baunya sangat tajam.

Puli memiliki tekstur seperti lontong, terbuat dari tumbukan beras. Rasanya gurih seperti jagung. Konon, dahulu puli merupakan camilan mewah karena tidak semua orang mampu membeli dan makan beras. Makanan utama masyarakat Ponjong kala itu adalah nasi thiwul, terbuat dari ketela pohon.

Kacang gude, berwarna hitam, seperti kacang tolo. Ia hanya tumbuh di daerah super kering. Ia memiliki rasa yang kurang kuat. Mlanding atau petai cina. Di Ponjong, orang lazim memanfaatkannya sebagai pengganti kedelai pada tempe.

Bungkil adalah ampas minyak kacang tanah, dari kacang kelas premium. Tekstur kacang tidak berubah, hanya saja bentuknya dipadatkan. Umumnya berbentuk bundar karena ia dicetak dalam tampah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *