Wisata Petualangan Terbaru di Gunungkidul

Seperti yang termuat di Website Resmi Pemerintah Gunungkidul (GunungkidulKab.go.id) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul memperkenalkan Obyek Wisata Petualangan baru. Diharapkan adanya Obyek Wisata Baru ini akan menambah pilihan bagi papra wisatawan. Berikut berita selengkapnya.

Letak geografis Kabupaten Gunungkidul yang berada pada kawasan geopark gunungsewu ternyata memberikan potensi yang luar biasa untuk mengembangkan sektor kepariwisataan, sehingga memiliki dampak positif bagi perekonomian daerah.

Untuk merealisasikan program kunjungan sejuta wisatawan di tahun 2013 yang dicanangkan Bupati Gunungkidul HJ Badingah S.SosDinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Kabupaten Gunungkidul melakukan tour wisata bersama para jurnalis dan komunitas fotografi (23/02).

“Kegiatan ini merupakan eksplorasi tujuan wisata, kami ingin memperkenalkan destinasi wisata baru agar lebih banyak pilihan untuk berwisata”

Dwijo Winarto selaku kepala seksi promosi dan pemasaran wisata Disbudpar Kabupaten Gunungkidul.

Bu Badingah di Goa Pari

Kalingga Adventure, tempat pertama yang dikunjungi terletak di Kawasan Rest Area Hutan Bunder Kecamatan Playen, memiliki lokasi strategis karena kawasan wisata ini berdampingan dengan hutan Wanagama yang dikenal sebagai kawasan hutan pendidikan dan penelitian, penangkaran rusa serta pabrik pengolahan minyak kayu putih, sehingga mempunyai potensi sebagai kawasan ekowisata dan petualangan.

Destinasi berikutnya rombongan diajak untuk menikmati penelusuran Goa Pari dan Goa Bening yang dikelola oleh kelompok masyarakat sadar wisata (pokdarwis), terletak di Dusun Duwetrejo Desa Karangtengah Kecamatan Wonosari. Goa Pari merupakan goa alam yang mempunyai lorong pintu masuk dari selatan ke utara sepanjang 250 meter, didalamnya terdapat banyak ornament batuan karst. Sedangkan Goa Bening konon pada jaman dahulu ditemukan oleh dua pertapa sakti yang sedang mengembara, terdapat sumber mata air yang sangat jernih sekali.
Pada kesempatan istirahat untuk makan siang, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan juga menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada pemenang lomba film indie Gunungkidul. Untuk kategori fiksi dan apresiasi terbanyak diraih oleh “Kain Bendera”, sedangkan kategori dokumenter diraih oleh film dengan judul “Jimpitan”.

Tour diakhiri dengan mengunjungi Pantai Siung yang terletak di Kecamatan Tepus. Kawasan pegunungan karst dan deburan ombak pantai selatan tampak menemani perjalanan menuju Pantai Siung. Pantai ini terkenal sebagai camping ground dan panjat tebing alami yang mempunyai tingkat kesulitan beragam bagi para pemanjat tebing baik lokal maupun mancanegara.

“Sangat potensial untuk dikembangkan, jika dilihat dari ketiga tujuan wisata yang kita datangi tadi tampak jelas adanya perbedaan tata kelola objek wisata yang dilakukan oleh perseorangan, kelompok masyarakat sadar wisata dan dinas, sehingga diperlukan strategi promosi wisata yang baik agar dapat bersinergi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi masyarakat”,

Wijang Eka Aswarna, M.Si selaku Kepala Bidang Usaha dan Pemasaran Wisata Disbudpar Kabupaten Gunungkidul

Keberhasilan dalam pengelolaan wisata bergantung pada kreativitas dalam mengemas suatu produk wisata, karena Gunungkidul memiliki potensi yang sangat luar biasa bila dikembangkan dan di eksplorasi sebaik-baiknya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya.

Sumber: GunungkidulKab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *